Berbagi itu Baik!

by : Ananda Omesh

“Tiap ke daerah, saya ngeliat penduduk itu (maaf) hanya meminta-minta, seolah-olah kita yang dari kota ini lebih dari mereka,”

Hobi motoran ternyata membawa Omesh menyadari satu hal: pendidikan yang belum merata. Berangkat dari pemikiran itu, ia mencoba mengarahkan hobi touring-nya menjadi lebih positif. “Ya, biar warga yang dilewati juga nerima hal lain selain keberisikan motor kita.” sambungnya sambil tertawa.

Bekerja sama dengan dengan Indonesia Mengajar, Motorbaik pun menjadi sebuah gelaran yang berbeda dari touring kebanyakan. Bukan hanya berkendara dari satu kota ke kota lain, tapi juga mencoba memberikan sumbangsih -terutama di bidang pendidikan untuk kota yang mereka singgahi. Omesh mengajak rekan-rekan bikers-nya untuk turut berbagi tips dan ilmu yang mereka miliki.

“Ini juga buat buktiin, kan banyak tuh orang yang ngaku nggak bisa berbagi karena nggak punya apa-apa, padahal berbagi kan bisa apa saja.” katanya sambil bercerita soal cita-citanya untuk menjadikan Motorbaik sebagai sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan.

Selain ingin memiliki yayasan, Omesh juga punya impian lain: sebuah shelter alias rumah singgah, untuk keluarga pasien kanker. “Ini mau saya dedikasiin buat almarhum ayah sih. Survivor kanker juga. Selama ini kan perhatian orang semua buat yang sakit, padahal keluarganya juga butuh perhatian lho…” ceritanya soal shelter yang kelak bisa menjadi tempat tinggal sementara keluarga pasien kanker yang sedang berobat, lengkap dengan beragam fasilitas untuk membuat mereka tetap nyaman.

Buat Omesh, berbagi itu memang bentuk kebaikan yang nyata. Makanya tiap hal yang ia lakukan harus memiliki semangat berbagi yang tinggi. Termasuk di bulan Ramadan ini, “tiap jam 6 sore sampai jam 7 malam gue bilang ke warung makan sekitaran, untuk nge-gratisin orang yang makan jam segitu. Biar gue yang bayar,” ceritanya. “Karena tugas kita adalah untuk menularkan kebaikan.”

Bagaimana menurut Anda?